Dipeluk oleh Kasih Karunia
Worship Music for Reflection
#SaatTeduh Sejauh Timur Dari Barat (Yeshua Abraham)
Ada saat dalam hidup ketika kita merasa tidak layak, terbebani oleh kegagalan, atau terjerat dalam rasa bersalah yang tak berkesudahan. Kita berusaha keras untuk menjadi lebih baik, memenuhi ekspektasi, namun tetap merasa kurang. Namun, kasih karunia Tuhan hadir bukan karena kita layak, tetapi karena Dia mengasihi kita tanpa syarat. .
Bayangkan seorang anak yang jatuh dalam lumpur. Dia berusaha bangkit, tetapi semakin ia bergerak, semakin dalam ia terjebak. Hingga akhirnya, ayahnya datang, mengangkatnya, dan membersihkannya tanpa menghakimi. Itulah gambaran kasih karunia Tuhan. Dia tidak menunggu kita menjadi bersih sebelum mendekat kepada-Nya. Sebaliknya, Dia mendekat terlebih dahulu, mengangkat kita dari lumpur dosa dan kelemahan kita. Dalam Efesus 2:8-9 dikatakan: .
"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri."
Pelajaran dari Kasih Karunia Tuhan
- Kasih Karunia Tuhan Tidak Berdasarkan Perbuatan
Tuhan tidak mengasihi kita berdasarkan apa yang telah kita lakukan, tetapi karena siapa diri-Nya yang penuh kasih.
- Jangan Hidup dalam Hukuman Diri
Rasa bersalah bisa menjadi belenggu yang menghalangi kita menikmati kasih Tuhan. Saat Tuhan telah mengampuni, kita pun harus belajar menerima pengampunan itu.
- Kasih Karunia Mengubah Hidup
Kasih karunia bukan izin untuk tetap hidup dalam dosa, tetapi kekuatan untuk berubah dan hidup dalam kebenaran.
Ayat Hari Ini
"Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita – oleh kasih karunia kamu diselamatkan." (Efesus 2:4-5)
Refleksi Pribadi
- Apakah saya masih merasa tidak layak menerima kasih Tuhan? Apa yang membuat saya berpikir demikian?
- Bagaimana saya dapat lebih percaya kepada kasih karunia-Nya dan melepaskan rasa bersalah yang mengikat?
Apa yang bisa aku lakuin biar makin hidup dalam kasih karunia setiap hari? Nggak perlu ngerasa nggak layak atau takut salah. Tuhan udah kasih anugerah-Nya buat kita, jadi terima aja dengan hati penuh syukur. Hidup dalam kasih karunia itu asik banget!